Pi-hole adalah DNS sinkhole: ia menjawab permintaan DNS untuk domain iklan dan pelacak dengan alamat kosong, sehingga iklan tidak pernah dimuat — bukan hanya disembunyikan. Karena bekerja di level jaringan, semua perangkat di rumah ikut terlindungi, termasuk TV dan ponsel yang tidak bisa dipasangi pemblokir iklan.

Ringkasan singkat
- Bebaskan port 53 dari
systemd-resolved. - Wajib IP statis; semua perangkat menunjuk ke sini.
- Isi DNS di DHCP router, jangan DNS sekunder lain.
- Iklan YouTube tidak bisa diblokir lewat DNS.
Yang perlu disiapkan
- Ubuntu Server 24.04 dengan IP statis — ini wajib, karena semua perangkat akan menunjuk ke alamat ini.
- Port 53 bebas (lihat langkah 1).
- Akses admin ke pengaturan DNS router.
1. Bebaskan port 53
Ubuntu memakai systemd-resolved yang mendengarkan port 53 di 127.0.0.53. Pi-hole butuh port itu:
sudo ss -lntp | grep :53
sudo nano /etc/systemd/resolved.conf
[Resolve]
DNSStubListener=no
sudo systemctl restart systemd-resolved
sudo ss -lntp | grep :53
Setelah itu, arahkan resolver sistem ke DNS publik agar server sendiri tetap bisa menyelesaikan nama:
sudo rm /etc/resolv.conf
echo "nameserver 1.1.1.1" | sudo tee /etc/resolv.conf
2. Jalankan installer resmi
curl -sSL https://install.pi-hole.net | bash
Installer menanyakan antarmuka jaringan, upstream DNS, dan daftar blocklist. Pilih antarmuka yang punya IP statis, misal eth0. Catat kata sandi admin yang muncul di akhir.
Jika kata sandi terlewat:
pihole -a -p
3. Buka panel admin
Akses http://192.168.1.50/admin. Di dashboard kamu akan melihat jumlah query, persentase yang diblokir, dan daftar klien.
pihole status
pihole -c -e
4. Arahkan perangkat ke Pi-hole
Ada dua cara, dan urutannya penting:
- Lewat router (disarankan). Ubah DNS di pengaturan DHCP router ke IP Pi-hole, lalu simpan dan renew DHCP di klien. Semua perangkat otomatis memakai Pi-hole.
- Per perangkat. Ubah DNS manual di perangkat. Cocok untuk uji coba, tetapi merepotkan untuk banyak perangkat.
Pastikan DNS sekunder tidak diisi DNS lain. Kalau diisi, sebagian perangkat akan melewati Pi-hole saat server tidak merespons, dan statistik menjadi menyesatkan.
5. Perbarui daftar blokir
pihole -g
Perintah ini mengunduh ulang blocklist. Jadwalkan otomatis lewat cron mingguan bila perlu:
sudo crontab -e
0 3 * * 0 /usr/local/bin/pihole updateGravity >/dev/null 2>&1
6. Uji dari klien
nslookup doubleclick.net
nslookup example.com
Domain iklan harus mengembalikan 0.0.0.0 atau alamat Pi-hole, sementara domain biasa tetap mendapat alamat asli. Kalau keduanya normal, klien sudah melewati Pi-hole.
7. Whitelist dan blacklist
Kadang domain yang sah ikut terblokir dan membuat aplikasi gagal:
pihole allow nama.domain.com
pihole deny iklan.domain.com
Selalu cek Query Log sebelum menambah aturan. Sering kali masalahnya bukan blocklist, melainkan DNS klien yang masih mengarah ke server lain.
8. DHCP lokal (opsional)
Kalau ingin Pi-hole sekaligus membagikan IP dan mencatat nama perangkat, aktifkan DHCP di Settings → DHCP lalu matikan DHCP di router. Jangan menyalakan dua DHCP server di satu jaringan.
9. Menambah blocklist
Daftar bawaan sudah cukup untuk sebagian besar rumah. Menambah daftar agresif memang menaikkan angka blokir, tetapi juga menaikkan risiko memblokir layanan yang sah:
pihole -a adlist add https://raw.githubusercontent.com/StevenBlack/hosts/master/hosts
pihole -g
Pantau Query Log beberapa hari sebelum menambah daftar lain. Kalau ada aplikasi yang tiba-tiba gagal, cek log sebelum menuduh jaringan.
10. Mengukur dampaknya
dig @192.168.1.50 doubleclick.net +short
dig @192.168.1.50 example.com +short
Baris pertama harus mengembalikan alamat kosong atau alamat Pi-hole, baris kedua alamat asli. Kalau keduanya kosong, masalahnya di upstream DNS, bukan di blocklist.
11. Menyimpan konfigurasi
Panel admin punya fitur Teleporter (Settings → Teleporter) untuk mengekspor blocklist, aturan, dan konfigurasi dalam satu berkas. Simpan berkas itu di luar server. Untuk pemulihan cepat, salin juga /etc/pihole dan /etc/dnsmasq.d.
Masalah yang sering muncul
| Gejala | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Installer gagal: port 53 dipakai | systemd-resolved | DNSStubListener=no, restart |
| Internet mati setelah pakai Pi-hole | Upstream DNS salah | Uji pihole -q example.com, perbaiki upstream |
| Iklan tetap muncul | Klien tidak memakai Pi-hole | Cek DNS klien, pastikan hanya satu DNS |
| Statistik kosong | Router mengirim DNS lain | Ubah DNS di DHCP router |
| Iklan YouTube lolos | Iklan disajikan dari domain yang sama dengan video | Batasan DNS filtering, bukan kesalahan konfigurasi |
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah semua iklan hilang?
Tidak. Pi-hole memblokir berdasarkan domain. Iklan yang disajikan dari domain yang sama dengan konten (umum di YouTube dan Instagram) tetap lolos.
Apakah Pi-hole memperlambat internet?
Justru sering lebih cepat: domain iklan tidak perlu diunduh. Latensi DNS bertambah beberapa milidetik.
Bisa jalan di Raspberry Pi?
Bisa, dan itu perangkat paling umum. Gunakan SSD atau kartu berkualitas karena basis data query terus ditulis.
Apa yang terjadi kalau Pi-hole mati?
Seluruh jaringan kehilangan resolusi DNS. Karena itu IP statis dan backup konfigurasi penting; sementara bisa dialihkan ke DNS publik di router.
Baca juga:
0 comments:
Post a Comment